jual obat kuat alami Mataram

Posting by Admin

jual obat kuat alami Mataram SUDAH SAATNYA MENJADI KAMU YANG SEBENARNYA Siapa tahu sepanjang waktu ini anda belum menunjukkan siapa diri anda yang sejatinya . Di kantor , aktivitas anda Tidak Maksimal. Di rumah, anda Tidak Vit untuk Keluarga . Terlebih di Kamar, partner kamu Tidak Merasa puas . Bisa jadi anda merenung , Apa Yang tidak benar Dengan



57 Kali
CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 21-12-2020 10:34:07

Jauh sebelum obat kuat diciptakan oleh dunia medis, masyarakat kuno telah menggunakan obat kuat herbal yang berasal dari tanaman, untuk meningkatkan keperkasaan pria di ranjang. Meski begitu, efek samping dan risikonya juga perlu diperhatikan, sebelum para pria mengonsumsinya.

Obat kuat herbal khusus pria dewasa

Obat kuat herbal ini sangat mudah dicari, apalagi di dunia maya. Harganya juga lebih murah dibandingkan obat resep dari dokter. Banyak merek yang mengklaim bahwa produk mereka tidak mengundang banyak efek samping.
Namun jangan asal percaya saja. Masih sedikit penelitian yang bisa membuktikan efektivitas obat kuat herbal ini. Jika Anda ingin mencobanya, berkonsultasilah dulu dengan dokter. Apa saja obat kuat herbal yang bisa jadi pilihan?

1. Rumput tanduk kambing

Obat kuat herbal ini juga dikenal dengan sebutan epimedium. Obat kuat herbal yang berasal dari Tiongkok ini sudah digunakan sejak lama untuk mengobati disfungsi seksual, termasuk disfungsi ereksi. Wanita juga mengonsumsinya untuk meningkatkan libido dan mengurangi rasa sakit saat berhubungan intim.
Peneliti percaya, epimedium dapat mengubah kadar hormon tertentu dalam tubuh, sehingga meningkatkan gariah seksual. Sayangnya, penelitian mengenai efektivitas epimedium baru terbatas pada hewan uji saja.
Berhati-hatilah dalam mengonsumsinya, karena epimedium dapat mengganggu fungsi jantung. Jika memiliki masalah jantung, jangan mengonsumsi epimedium. Sebab, tanaman herbal yang satu ini bisa menyebabkan detak jantung tak beraturan.

2. Ginkgo biloba

Obat kuat herbal ginkgo biloba juga dikenal dengan sebutan pohon rambut gadis. Obat kuat herbal ini telah digunakan selama ribuan tahun lamanya untuk menyembuhkan beberapa penyakit.
Obat kuat herbal ini dipercaya bisa melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah ke penis. Belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan efektivitas ginkgo biloba.
Obat kuat herbal ini bisa meningkatkan risiko perdarahan. Pria yang sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah dilarang mengonsumsi ginkgo biloba. Efek samping yang juga bisa muncul berupa mual, sakit kepala, hingga iritasi mulut.

3. Yohimbine

Yohimbine adalah suplemen yang dibuat dari kuit pohon Afrika. Sebelum adanya obat kuat Sildenafil, dokter pun menyarankan pasien disfungsi ereksi untuk mengonsumsi yohimbine.
Yohimbine memicu reseptor dalam tubuh untuk melepas hormon epinefrin dan norepinefrin. Keduanya dapat mencegah penyempitan pembuluh darah di penis.
Namun, The American Urological Association tidak merekomendasikan pria untuk mengonsumsi yohimbine. Sebab, banyak efek samping merugikan seperti naiknya tekanan darah, detak jantung cepat, hingga gangguan kecemasan. Jadi, jangan mengonsumsinya tanpa persetujuan dokter.

4. Maca

Maca adalah obat kuat herbal yang berasal dari ginseng Peru (Lepidium Meyenii). Maca kaya akan zat besi, magnesium, asam amino, dan yodium.
Maca memiliki tiga jenis, yakni merah, hitam, dan kuning. Salah satu penelitian pada hewan uji memang terbukti meningkatkan performa dan gairah seksual. Namun, belum ada bukti kuat yang bisa memperlihatkan efektivitas maca pada manusia.
Bahkan, beberapa studi menyatakan bahwa maca hanya akan memberikan efek plasebo. Selain itu, pria dengan penyakit jantung disarankan tidak mengonsumsinya, karena bisa meningkatkan tekanan darah.

5. Jahe putih

Jahe putih atau mondia whitei sangatlah terkenal di negara Uganda. Sebenarnya, jahe putih ini sangat umum dikonsumsi untuk mengobati penyakit. Namun, jahe putih juga dipercaya bisa mengobati disfungsi ereksi pada pria.
Riset membuktikan bahwa jahe putih bisa meningkatkan gairah seksual, motilitas sperma (kemampuan sperma untuk bergerak), hingga kadar testosteron.
Jangan mengonsumsinya tanpa seizin dokter. Sebab, bisa saja obat kuat herbal ini menimbulkan efek samping berbahaya bagi Anda.

6. Ginseng merah

Ginseng merah atau Panax ginseng berasal dari Korea. Obat kuat herbal ini dipercaya bisa mengobati disfungsi ereksi. Namun, para peneliti belum yakin dengan kemampuan ginseng merah dalam mengobati disfungsi ereksi. Satu teori menyatakan, ginseng merah bisa menstimulasi hormon meningkatkan durasi ereksi.
Ginseng merah juga memiliki sifat antioksidan yang mampu membantu tubuh melepas oksida nitrat. Senyawa kimia itu dipercaya bisa meningkatkan fungsi ereksi penis. Tanyalah pada dokter mengenai dosis ginseng merah yang aman untuk dikonsumsi. Sebab, ginseng merah dapat menyebabkan insomnia.

7. Safed musli

Tanaman safed musli (Chlorophytum borivilianum) berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai obat kuat herbal yang bisa mengobati disfungsi ereksi dan meningkatkan performa seksual di atas ranjang. Tidak hanya itu. Musli juga dipercaya dalam mengobati beberapa penyakit seperti diabetes, hingga kanker.
Belum ada informasi tentang efek samping dan keamanan dari pengonsumsian Musli. Itulah mengapa Anda disarankan untuk tidak menggunakannya tanpa saran dan izin dokter.

8. Saffron

Saffron dapat bertindak sebagai afrodisiak (makanan pembangkit gairah), terutama jika dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang mengalami disfungsi ereksi sebagi efek samping dari penggunaan obat-obatan antidepresan.
Mengonsumsi 30 miligram (mg) saffron setiap hari selama 4 minggu, bisa meningkatkan fungsi ereksi penis pada orang-orang yang menderita disfungsi ereksi akibat obat antidepresan.

9. Tribulus terrestris

Tribulus terrestris adalah tanaman yang memiliki bunga cantik berwarna kuning. Obat kuat herbal ini dianggap bisa meningkatkan gairah seksual hingga 79% pada pria yang mengonsumsinya sebanyak 750-1.500 mg dalam waktu dua bulan.
Namun, belum ada cukup studi yang bisa membuktikan kemampuan obat kuat herbal dalam mengobati disfungsi ereksi. Sebab, hasil penelitian mengenai manfaat Tribulus terrestris untuk meningkatkan fungsi ereksi penis, masih samar.

10. Bawang putih

Konsumsi bawang putih disebut dapat meningkatkan aliran darah ke penis. Kondisi tersebut dapat membuat penis Anda ereksi lebih lama.
Selain meningkatkan kualitas seks, salah satu manfaat bawang putih lainnya adalah melindungi sel dari kerusakan. Kemampuan yang dimiliki bawang putih ini tak lepas dari kandungan antioksidan di dalamnya.
Anda diwajibkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat kuat herbal di atas. Karena penelitian yang membuktikan efektivitasnya masih minim, maka dicemaskan ada efek samping yang bisa merugikan Anda.

Obat kuat medis yang bisa dijadikan alternatif

Selain konsumsi herbal, ada beberapa obat kuat medis yang bisa Anda jadikan alternatif untuk meningkatkan stamina di ranjang. Beberapa obat kuat medis untuk meningkatkan kualitas seks, di antaranya:

  • Sildenafil

Sildenafil adalah obat kuat medis yang membantu penis untuk mempertahankan ereksi lebih lama saat melakukan hubungan seks. Selain itu, sildenafil juga sering digunakan sebagai pengobatan untuk masalah disfungsi ereksi.

  • Vardenafil

Obat kuat medis vardenafil umumnya digunakan untuk mengatasi impotensi. Selain itu, vardenafil dapat meningkatkan kualitas seks Anda dengan membuat penis ereksi lebih lama.

  • Tadalafil

Tadalafil adalah obat kuat medis yang dapat menjaga ereksi penis berlangsung lebih lama. Selain meningkatkan kualitas seks, obat ini juga biasa dipakai untuk mengatasi gejala pembesaran prostat jinak (BPH).

  • Avanafil

Mengonsumsi avanafil dapat membantu menjaga ereksi penis agar lebih lama. Obat kuat medis ini bekerja merangsang ereksi dengan cara meningkatkan aliran darah ke penis selama melakukan hubungan seks.

Tips tahan lama di ranjang lainnya yang lebih aman

  • Hubungan intim

Selain beberapa obat kuat herbal di atas, masih ada beberapa obat kuat alami yang dianggap aman dan patut dicoba, bagi pria yang mengalami disfungsi ereksi. Apa saja?

  • Mengontrol stres dan gangguan cemas

Mengontrol stres dan gangguan cemas bisa membantu Anda dalam mempertahankan durasi ereksi, lho. Dengan hilangnya stres dan rasa cemas, keintiman dalam berhubungan seksual juga makin “panas”.

  • Berhenti merokok

Merokok hanya akan meningkatkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung lainnya. Pada akhirnya, performa seks bisa menurun. Merokok juga terbukti bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Berolahraga

Melakukan aktivitas dengan berolahraga bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan “keperkasaan” di ranjang. Tidak percaya? Coba saja!

Jika perlu, datanglah ke dokter untuk meminta perawatan terbaik yang bisa menyembuhkan disfungsi ereksi. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa saja keintiman Anda dan pasangan menjadi terganggu.